MENGAPA PEMERIKSAAN KOLESTEROL HARUS PUASA?

Kadar kolesterol yang terlalu tinggi dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit pembuluh darah seperti stroke dan serangan jantung koroner. Untuk itu penderita kolesterol tinggi harus rutin mengonsumsi obat dan memeriksakan kadar kolesterol darahnya. Saat akan melakukan pemeriksaan kolesterol, maka penderita disarankan berpuasa hingga 10 jam sebelum dilakukan pemeriksaan kolesterol darah. Berikut akan dibahas alasan mengapa pemeriksaan kolesterol harus puasa terlebih dahulu.

Kenali Jenis-Jenis Kolesterol

Sebenarnya lemak dalam darah dikenal dengan sebutan Lipid, lipid terdiri atas kolesterol lipoprotein (HDL dan LDL) dan trigliserida. Namun masyarakat lebih mengenal seluruh zat tersebut dengan sebutan kolesterol darah.

  • Kolesterol Total

Kolesterol total adalah jumlah dari semua lemak yang beredar dalam darah. Biasanya, dengan melihat kadar kolesterol total dan HDL saja sudah dapat menggambarkan kondisi umum kolesterol Anda.

  • HDL (high-density lipoprotein)

HDL sering disebut juga dengan kolesterol baik, karena substansi ini mencegah adanya penumpukan kolesterol pada dinding arteri yang akhirnya dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah. HDL akan membawa kolesterol jahat ke dalam hati untuk selanjutnya di metabolisme di organ tersebut.

  • LDL (low-density lipoprotein)

LDL dianggap sebagai kolesterol jahat. Peningkatan LDL dapat menyebabkan timbunan kolesterol pada dinding pembuluh darah. Risiko penyakit jantung dan stroke akan naik seiring dengan peningkatan substansi ini di dalam darah Anda.

  • Trigliserida

Trigliserida bagi tubuh dibutuhkan sebagai penyedia energi, kelebihan trigliserida akan disimpan dalam jaringan lemak. Seiring dengan LDL, kadar yang terlalu tinggi akan menyebabkan senyawa ini beredar dalam darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke dan gangguan pembuluh darah lainnya.

Mengapa Pemeriksaan Kolesterol Harus Puasa?

Sebenarnya alasan berpuasa sebelum melakukan pemeriksaan kolesterol ialah untuk mengetahui kadar LDL dan trigliserida dalam darah, karena kadar kedua senyawa ini sangat dipengaruhi oleh apa yang baru saja kita konsumsi. Untuk itu berpuasa merupakan cara yang sangat efektif untuk mengetahui hasil yang akurat dari nilai kolesterol darah (profil lipid) Anda. Berbeda dengan LDL dan trigliserida, HDL dan kolesterol total tidak terlalu dipengaruhi oleh apa yang baru saja dikonsumsi. Oleh sebab itu pemeriksaan kolesterol total dan HDL saja tidak memerlukan puasa terlebih dahulu. Idealnya seseorang berpuasa selama 10-12 jam sebelum melakukan pemeriksaan kadar kolesterol darah, diharapkan setelah berpuasa dalam jangka waktu tersebut didapatkan kadar kolesterol darah khususnya LDL dan trigliserida yang akurat. Selama berpuasa Anda masih tetap diperbolehkan untuk minum sebatas air putih/air mineral. Pemeriksaan biasanya dilakukan pagi hari agar Anda dapat berpuasa pada malam hari, sehingga tidak mengganggu aktivitas harian.

Demikian alasan mengapa pemeriksaan kolesterol harus puasa terlebih dahulu, diharapkan dengan berpuasa sebelum pemeriksaan darah akan didapatkan hasil yang akurat. Hasil ini akan mempengaruhi jenis pengobatan yang akan Anda dapatkan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s